Jakarta, 20 Januari 2026 — Fakultas Keamanan Nasional (FKN) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Koperasi Multi Pihak Percepatan Pengentasan Kemiskinan (KMP Taskin) pada Selasa (20/1). Penandatanganan kerja sama berlangsung di Ruang Rapat Lantai 7, Kampus Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat.

Penandatanganan PKS ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi pertahanan dengan lembaga ekonomi berbasis masyarakat, khususnya dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan nasional sebagai bagian integral dari ketahanan nasional. Kerja sama ini sekaligus menegaskan peran Program Studi Magister Ketahanan Pangan FKN Unhan RI sebagai simpul akademik yang diharapkan mampu berkontribusi langsung terhadap agenda pembangunan nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Keamanan Nasional Unhan RI, Dr. Rachmat Setiawibawa, S.I.P., M.M., M.Tr.(Han), Wakil Dekan 1 dan 2 Universitas Pertahanan RI, jajaran Kepala Program Studi Fakultas Keamanan Nasional Unniversitas Pertahanan RI, KabagKerma Humas, Kassubag Hukum Rokuum, serta perwakilan KMP Taskin yang dipimpin oleh Ketua KMP Taskin, Ibu Diyan Anggraini, beserta staff. Acara diawali dengan sambutan pimpinan masing-masing pihak, dilanjutkan dengan penandatanganan naskah kerja sama dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjalankan program-program kolaboratif yang telah dirancang.

Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan FKN Unhan RI, Dr. Rachmat Setiawibawa, S.I.P., M.M., M.Tr.(Han), yang menegaskan bahwa ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan merupakan isu strategis multidimensi yang tidak dapat dilepaskan dari perspektif keamanan nasional. Oleh karena itu, Program Studi Magister Ketahanan Pangan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan Republik Indonesia diarahkan untuk berperan aktif sebagai pusat pengembangan kajian strategis, riset terapan, dan rekomendasi kebijakan yang menjembatani kepentingan akademik dan kebutuhan nyata masyarakat. Beliau menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor sebagai upaya memperluas dampak keilmuan bagi pembangunan nasional dan menjelaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar ruang kajian akademik, tetapi berdimensi strategis sebagai pilar ketahanan nasional yang membutuhkan kolaborasi erat antara akademisi, pelaku ekonomi, dan komunitas masyarakat.
Selanjutnya, Ketua KMP Taskin, Ibu Diyan Anggraini menyampaikan bahwa Koperasi Multi Pihak Percepatan Pengentasan Kemiskinan merupakan wadah kolaboratif yang bertujuan mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi lokal, penguatan koperasi, serta peningkatan produktivitas dan nilai tambah komoditas pertanian desa. KMP Taskin berfokus pada pengembangan model pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan yang memungkinkan keterlibatan akademisi, masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah dalam satu kerangka kelembagaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Salah satu program strategis yang menjadi fokus KMP Taskin adalah PRIMA DESA (Program Industri Mandiri Desa Sejahtera untuk Indonesia), sebuah program pemberdayaan ekonomi desa berbasis pertanian dengan pendekatan industri integratif dari hulu hingga hilir, yang menempatkan desa sebagai unit produksi dan unit ekonomi yang berdaya saing. Melalui penguatan kelembagaan ekonomi desa, peningkatan nilai tambah komoditas, serta hilirisasi dan akses pasar, PRIMA DESA diarahkan untuk mendorong kemandirian desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam implementasi programnya sebagai mitra akademik, Program Studi Magister Ketahanan Pangan FKN Unhan RI akan terlibat secara aktif dalam penyusunan kerangka analisis, riset terapan, evaluasi program, serta pendampingan konseptual untuk mendukung implementasi program-program yang disinergikan dengan KMP Taskin, khususnya dalam penyusunan kerangka analisis kebijakan, pemetaan potensi dan kerentanan wilayah, perancangan model intervensi berbasis bukti (evidence-based), serta evaluasi dampak sosial, ekonomi, dan ketahanan pangan. Pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan aspek pangan, ekonomi, sosial, dan keamanan menjadi landasan utama kolaborasi ini.
Melalui penandatanganan PKS ini, Fakultas Keamanan Nasioanl Universitas Pertahanan RI dan KMP Taskin sepakat menjadikan kerja sama sebagai payung pelaksanaan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada kebutuhan kontekstual nasional, termasuk pengembangan riset terapan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kontribusi akademik dalam mendukung perumusan dan implementasi kebijakan ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan.

Penandatanganan PKS ini diharapkan menjadi awal kemitraan yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus mempertegas komitmen Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan Republik Indonesia khususnya Program studi Ketahanan Pangan, dalam menghasilkan pemikiran strategis dan sumber daya manusia unggul untuk berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan dan ketahanan nasional Indonesia.
